INOVASI
PANGAN BERBAHAN DASAR JANTUNG PISANG (Musa Paradisiaca) DAN IKAN
LELE (Clarias) MENJADI MAKANAN CEPAT
SAJI YANG SEHAT.
Disusun Oleh :
1. Maria Caroline Septiany (5286)
2. Latifah Yunita Putri (5222)
3. Permata Putri Lestarie (5226)
4. Ria Puspita (5325)
5. Riska Munjiati (5134)
SMA NEGERI 1 WAY JEPARA
LAMPUNG TIMUR
2013
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis haturkan kepada
Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat karunia-Nya lah penulis dapat menyelesaikan
karya tulis yang akan memenuhi tugas karya tulis dalam mata pelajaran Bahasa
Indonesia.
Dengan didasari semangat dan
motivasi belajar, maka penulis dapat menyelesaikan karya tulis ini yang
berjudul “INOVASI PANGAN BERBAHAN DASAR JANTUNG PISANG SEBAGAI MAKANAN
SIAP SAJI YANG SEHAT”.
Mengingat kebutuhan sumber pangan semakin meningkat dari tahun ketahun maka
dirasanya perlu mencari alternatif baru untuk menciptakan produk-produk olahan
yang kaya protein dan bernilai gizi tinggi, sehingga secara langsung dapat
mengatasi permasalahan bangsa khususnya dibidang pangan. Dengan memanfaatkan
jantung pisang menjadi olahan makanan cepat saji yang sehat dan di harapkan
agar produk olahan ini dapat memenuhi gizi masyarakat.
Penulis menyadari bahwa
karya tulis ini jauh dari sempurna. Oleh sebab itu, saran dan kritik yang
membangun sangat penulis harapkan. Semoga karya tulis ini dapat memberikan
kontribusi positif dan bermanfaat bagi pembaca.
Way Jepara, 15 september 2013
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN
JUDUL........................................................................................ i
KATA
PENGANTAR...................................................................................... ii
DAFTAR
ISI..................................................................................................... iii
ABSTRAK........................................................................................................ iv
BAB
I PENDAHULUAN
Latar
Belakang................................................................................................... 1
Kerangka Pemikiran........................................................................................... 2
Rumusan
Masalah.............................................................................................. 2
Tujuan
Penelitian............................................................................................... 2
Manfaat
Penelitian............................................................................................. 2
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Jantung
Pisang .................................................................................................. 3
Ikan
Lele............................................................................................................ 4
Makanan
Siap Saji............................................................................................. 6
BAB
III METODE PENELITIAN
Metode............................................................................................................... 7
Waktu
dan Tempat............................................................................................ 7
Alat
dan Bahan.................................................................................................. 7
Prosedur Kerja................................................................................................... 8
BAB
IV HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil................................................................................................................... 10
Pembahasan....................................................................................................... 10
BAB
V KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan........................................................................................................ 12
Saran.................................................................................................................. 12
DAFTAR
PUSTAKA....................................................................................... 13
LAMPIRAN...................................................................................................... 14
Abstrak
Kebutuhan pangan manusia meningkat
setiap tahunnya seiring pertumbuhan penduduk. Ekonomi mereka tercekik terlebih
lagi dengan bahan sembako yang tiap hari semakin meningkat harganya,
dikarenakan pasokan pangan yang semakin hari semakin berkurang. Hal ini
mengakibatkan rendahnya daya beli masyarakat akan makanan yang bergizi dan
memicu kondisi kecukupan gizi masyarakat yang rendah. Masalah gizi erat
kaitannya dengan masalah ketahanan pangan di tingkat rumah tangga yang juga menyangkut aspek pengetahuan serta
perilaku yang kurang mendukung pola hidup sehat.
Permasalahan lain yang muncul saat
ini ialah belum efisiennya penanggulangan serta pemanfaatan limbah. Konsep
pemanfaatan limbah sebagai upaya untuk membangun usaha kecil dan menengah
(UKM), pertama-tama harus diketahui sifat kimia dan fisikanya, sehingga dapat
diperkirakan berbagai produk yang mungkin dihasilkan. Kemudian produk yang
dipilih dipertimbangkan dengan pasar dan tekno ekonominya.
Jantung pisang memiliki berbagai kandungan Vitamin yang dapat
dimanfaatkan sebagai sumber pangan yang bergizi tinggi. Selain sebagai salah satu upaya mengurangi
limbah pada pohon pisang,
jantung pisang juga mampu memberikan
alternatif gizi sebagai sumber vitamin yang bermanfaat bagi tubuh manusia.
Lele atau ikan keli
merupakan jenis ikan yang mudah hidup, tahan
dari segala cuaca bahkan di air yang kotor dan berlumpur, serta bernilai
ekonomis. Meskipun
demikian, ikan lele ini memiliki banyak sekali manfaat dan bergizi tinggi.
Saat
ini makanan cepat saji sangat diminati masyarakat, Tidak hanya anak-anak saja
bahkan para ibu rumah tangga juga terbiasa mengkonsumsi makanan cepat saji
tanpa memperhatikan nilai gizi yang terkandung di dalamnya.
Berdasarkan permasalahan tersebut, kita dapat mencoba memanfaatkan jantung pisang dan daging ikan lele sebagai alternatif bahan pangan, dengan pengolahan bahan menjadi sebuah makanan cepat saji yang
sehat.
BAB
I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Di berbagai daerah di
Indonesia, sudah banyak orang yang mengkonsumsi buah pisang. Terutama di daerah
lampung yang merupakan sentral produksi buah pisang. Buah pisang sebagai bahan pangan yang
menyediakan kandungan gizi
yang sangat baik dibanding buah-buahan yang lainnya. Tingginya konsumsi
masyarakat akan buah pisang membuat limbah dari buah pisang yaitu jantung
pisang kurang dimanfaatkan. Ini dikarenakan belum banyak orang yang mengetahui
manfaat dari jantung pisang, padahal jantung pisang memiliki kandungan nutrisi,
karbohidrat, lemak, protein serta vitamin yang membuat jantung pisang baik bagi
kesehatan tubuh.
Faktor lain adalah kurangnya
pengetahuan masyarakat mengenai cara pengolahan jantung pisang. Maka dari itu, perlu
adanya terobosan baru untuk menciptakan cara pengolahan jantung pisang agar
dapat menarik minat masyarakat untuk mengolahnya, sehingga jantung pisang dapat
dimanfaatkan dalam kehidupan. Dengan termanfaatkannya jantung pisang, maka akan
mengurangi limbah dan membuat lingkungan terkondisi dengan baik.
Untuk pemanfaatan limbah
pertama-tama harus diketahui sifat kimia dan fisiknya, sehingga dapat
diperkirakan berbagai produk yang mungkin dihasilkan. Kemudian produk yang
dipilih dipertimbangkan dengan pasar dan tekno ekonominya. Sebagai contoh limbah yang memiliki sifat kimiawi yang didominasi
oleh protein sehingga dapat diolah menjadi produk yang berfungsi sebagai sumber
protein.
Jantung pisang memiliki kandungan Vitamin C, vitamin A,
Vitamin B1 yang dapat dimanfaatkan sebagi sumber pangan yang bergizi tinggi. Selain sebagai salah satu upaya mengurangi limbah
berupa jantung pisang, jantung pisang
juga mampu memberikan alternatif gizi sebagai sumber vitamin yang
bermanfaat bagi tubuh manusia.
Berdasarkan
permasalahan di atas, penulis mencoba mengadakan penelitian tentang pemanfaatan jantung pisang dan daging ikan lele sebagai altrnatif bahan pangan. Dengan pengolahan berbahan dasar jantung pisangdengan campuran daging ikan lele
menjadi sebuah makanan siap saji yang sehat atau disebut nugget
Kerangka
Pemikiran
Jantung
pisang banyak memiliki manfaat antara lain sebagai obat diabetes, Mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke, dapat
melancarkan pencernaan dll.. Namun dalam karya tulis ini, penulis memfokuskan pada
pemanfaatan jantung pisang menjadi produk olahan nugget sebagai
alternatif makanan siap saji yang sehat.
Rumusan Masalah
1.
Bagaimana proses pengolahan nugget berbahan dasar jantung pisang dan daging ikan lele sebagai makanan siap
saji yang sehat.
Tujuan Penelitian
1.
Mengetahui bagaimana proses pengolahan nugget berbahan jantung
pisang dan daging ikan lele
2.
Mengetahui apakah manfaat nugget berbahan dasar jantung pisang dan daging ikan lele
bagi kesehatan masyarakat.
Manfaat
Penelitian
1.
Sebagai
sumber informasi cara pemanfaatan jantung pisang dan daging ikan lele menjadi produk pangan yang bergizi tinggi.
2.
Menciptakan produk alternatif
pangan baru sebagai sumber protein dan bergizi tinggi.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Jantung pisang (Musa sp)
Kata
pisang berasal dari bahasa Arab yakni maus,
dan oleh Lanus dimasukkan ke keluarga Musaceae. Itulah sebabnya dalam bahsa
Latin disebut Musa Paradisiaca.(Astawan,
2008:1) Buah ini tersusun dalam tandan dengan kelompok-kelompok tersusun
menjari yang disebut sisir. Buah pisang sebagai bahan pangan mempunyai
kandungan gizi sangat baik, anatara lain menyediakan energi cukup tinggi
dibandingkan buah-buahan lain.
Kedudukan
taksonomi pisang adalah sebagai berikut:
Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Class : Liliopsida
Ordo :
Musales
Family : Musaceae
Genus : Musa
Tidak hanya buah dan daunnya, jantung pisang juga memiliki banyak
manfaat yang baik bagi kesehatan. Jantung pisang memiliki
manfaat yang tidak kalah baik dari buah pisangnya, karena memiliki kandungan
nutrisi setiap 25 gr
jantung pisang 31kkal, 7,1
gr
karbohidrat, 0,3 gr
lemak, 1,2 gr
protein, dan kandungan mineral(fosfor, kalsium, zat besi), serta vitamin (A,
B1, C), juga serat pangan. Jantung pisang
dapat mencegah penyakit stroke, karena dapat melancarkan sirkulasi darah
dan
bersifat antikoagulan (penggumpalan darah).
Serat
jantung pisang dapat mengikat lemak dan kolesterol dan membuangnya bersama kotoran.
Ikan Lele
(Clarias)
Lele atau ikan keli, adalah sejenis ikan
yang hidup di air tawar.
Lele mudah dikenali karena tubuhnya yang licin, agak pipih memanjang, serta
memiliki "kumis" yang panjang, yang mencuat dari sekitar bagian mulutnya. Lele adalah jenis ikan yang mudah hidup, tahan
dari segala cuaca bahkan di air yang kotor dan berlumpur pun lele mampu
bertahan.
Klasifikasi Ikan Lele adalah:
Kerajaan : Animalia
Filum : Chordata
Genus : Clarias
Meskipun ikan lele mudah
didapatkan dan bernilai ekonomis, ikan lele ini memiliki banyak sekali manfaat
dan bergizi tinggi. Berikut nilai gizi yang terkandung di dalam ikan lele
|
NO
|
Jenis Zat Gizi
|
Jumlah
|
|
1
|
Kadar air (%)
|
78.5
|
|
2
|
Sumber Energi (calori)
|
90
|
|
3
|
Protein (gram)
|
18.7
|
|
4
|
Lemak (gram)
|
1.1
|
|
5
|
Kalsium (Ca) (miligram)
|
15
|
|
6
|
Posfor (P) (miligram)
|
260
|
|
7
|
Zat besi( Fe) (miligram)
|
2
|
|
8
|
Natrium (miligram)
|
150
|
|
9
|
Tiamin ( Vit B1)
|
0.1
|
|
10
|
Riboflavin (Vit B2) (miligram)
|
0.05
|
|
11
|
NiaSin (miligram)
|
2.0
|
Tingginya protein yang
terkandung di dalam ikan lele dapat memenuhi semua kebutuhan asam amino yang
dibutuhkan oleh
tubuh. Kualitas asam amino yang diberikan ikan lele adalah kualitas yang baik
untuk membangun masa otot dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Proten yang
terkandung juga dapat menghasilkan energi dan meningktkan fungsi kekebalan
tubuh. Selain menghasilkan energi, ikan lele juga kaya akan omega-3 dan omega-6
sehingga baik dikonsumsi oleh masyarakat. Kadar omega-3 dalam ikan lele ini
memang lebih sedikit dibandingkan ikan laut, tetapi Omega-3 tetap sangat diperlukan tubuh untuk pencegahan
penyakit degeneratif, seperti
penyakit jantung dan penyumbatan pembuluh darah. Asam lemak omega-3 juga
berperan sangat penting dalam
proses tumbuh kembang sel-sel saraf termasuk sel otak.
Namun meskipun
banyak mengandung protein, ikan lele juga mengandung kolesterol sehingga
konsumsi ikan lele ini harus dibatasi. Seperti contoh, 1 hari 2 ekor ini sudah
cukup memberikan manfaat karena di dalam ikan lele juga terdapat beberapa
Vitamin seperti Vitamin A, Vitamin D vitamin B6 dan Vitamin B12 . yang
masing-masing Vitamin memberikan manfaat bagi kesehatan manusia. Dengan kita
mengkonsumsi ikan lele juga dapat memenuhi kebutuhan tubuh kita akan protein
hewani.
Makanan Siap saji
Makanan siap saji
adalah istilah untuk makanan yang dapat disiapkan dan dilayankan dengan cepat.
Sementara makanan apapun yang dapat disiapkan dengan segera dapat disebut makanan siap saji, biasanya istilah
ini merujuk kepada makanan yang dijual di sebuah restoran
atau toko dengan persiapan yang berkualitas rendah dan dilayankan kepada
pelanggan dalam sebuah bentuk paket untuk dibawa pergi.
Saat ini makanan siap saji
sangat diminati masyarakat, selain penyajiannya yang praktis juga dikemas dalam
kemasan yang menarik sehingga banyak konsumen yang tertarik pada makanan siap
saji. Bahkan hampir seluruh masyarakat mengkonsumsi makanan siap saji. Tidak
hanya anak-anak saja yang menyukai makanan siap saji, bahkan para ibu rumah
tangga juga terbiasa mengkonsumsi makanan siap saji. Makanan
siap saji biasanya berupa lauk pauk dalam kemasan, mie instan, nugget, atau
juga corn flakes sebagai makanan untuk sarapan dengan pengolahan yang sederhana.
BAB
III
METODOLOGI PENELITIAN
Metode
Metode yang kami gunakan adalah metode penelitian. Metode
penelitian adalah suatu cara atau prosedur yang dipergunakan untuk melakukan
penelitian sehingga mampu memahami objek yang diteliti dan menjawab rumusan
masalah serta tujuan penelitian.
Waktu dan Tempat
Waktu :
Penelitian ini kami lakukan tanggal 15
September 2013.
Tempat : Penelitian ini kami lakukan di kediaman
Permata Putri Lestarie, Way Jepara Lampung Timur.
Alat dan Bahan
Alat
Alat
yang digunakan dalam pengolahan nugget
jantung pisang dengan campuran daging daging ikan lele antara
lain 1 buah baskom, 1 buah cobek, 1 buah panci, 1 buah solet,
1 buah kompor, 1 buah loyang, 1 buah penyaring
minyak, 1 buah blender, 1 buah piring, 1 buah ayakan tepung,
1 buah penggorengan, dan
1 buah pisau.
Bahan
Bahan yang
digunakan dalam pengolahan nugget
jantung pisang dengan campuran
daging ikan lele adalah 3 biji jantung
pisang giling, 350
gram daging ikan lele, 150 gram tepung maizena, 150 gram tepung terigu, 2 sendok makan tepung kanji, 300
ml minyak goreng, 3
butir
telur ayam, bumbu
secukupnya, dan
air 200
mililiter.
Prosedur Percobaan
Proses
Pengolahan
Jantung
pisang
|
Jantung pisang yang masih muda dan segar
|
|
Membersihkan bagian kulit yang tua
casing.
|
|
Giling jantung pisang
casing.
|
|
Rebus jantung pisang hingga matang
|
|
Cuci jantung pisang dengan air bersih
|
Diagram
1. Diagram Alir Proses Pengolahan Jantung pisang
Proses
Pengolahan
Daging
ikan lele (Clarias )
|
Memilih ikan
lele yang masih segar
casing.
|
|
Pisahkan kulit lele yang tidak bisa hancur
casing.
|
|
Haluskan
daging ikan lele yang sudah bersih
casing.
|
|
Memisahkan
daging ikan dengan tulang dan durinya
casing.
|
Diagram
2. Diagram Alir Proses Pengolahan Daging
ikan lele Menjadi Daging Giling Daging
ikan lele.
Proses Pembuatan Nugget Jantung pisang Dengan Campuran
Daging ikan lele
|
Masukkan ke dalam loyang
|
|
Kukus hingga matang
|
|
Campur bahan-bahan tersebut
|
|
Tunggu hingga adonan dingin
|
|
700 gram hasil gilingan jantung pisang
+ 350 gram daging daging ikan lele
+ 150 gram tepung maizena
+ 150 gram tepung terigu + 2 sdm tepung kanji +
2 butir telur + air 200 ml + garam dan
bumbu
|
|
Aduk hingga rata
|
|
Potong adonan yang sudah mengeras (sesuai selera)
|
|
Lumuri dengan telur dan lapisi dengan tepung panir
|
|
Goreng hingga kecokelatan
|
Diagram
3. Diagram Alir Proses Pembuatan Nugget Jantung pisang
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil
Keterbatasan
akan informasi tentang pengolahan
jantung pisang, penulis mencoba untuk memanfaatkan limbah jantung pisang dan daging ikan lele sebagai bahan pangan yang
kaya protein dan vitamin
serta bernilai ekonomis. Adonan terdiri dari campuran jantung pisang dan daging ikan lele dengan
perbandingan 2:1. Dimana komposisi
adonan yaitu 3 biji
jantung pisang giling, 350 gram daging ikan lele, 150 gram tepung maizena, 150 gram
tepung terigu, 2 sendok makan tepung kanji, 3 butir telur
ayam, bumbu secukupnya, dan air 200 ml.
Pembahasan
Pengolahan nugget jantung pisang dengan campuran
daging ikan lele, dimana untuk
mendapatkan jantung pisang yang bermutu baik didapat langsung dari pohon pisang yang
segar. Pada pengolahan jantung pisang telebih
dahulu dicuci untuk menghilangkan kotoran. Selanjutnya blender jantung pisang hingga halus untuk mendapatkan hasil yang baik.
Penelitian ini menggunakan daging ikan lele tangkapan yang
tidak diketahui secara pasti umur dan rata-rata berat daging ikan lele tersebut. Untuk
mendapatkan daging ikan lele
yang bermutu baik, daging ikan lele
didapatkan dari lingkungan penangkaran.
Menghilangkan bau anyir pada daging daging
ikan lele digunakan jeruk nipis secukupnya
sehingga memperoleh aroma daging
yang lebih baik. Selanjutnya
giling daging ikan lele hingga menjadi halus.
Adonan terdiri dari campuran jantung
pisang dan daging
daging ikan lele yang telah halus dengan perbandingan 2:1. Dimana komposisi
adonan yaitu 3 biji jantung pisang giling, 350 gram daging ikan
lele, 150 gram tepung maizena, 150 gram
tepung terigu, 2 sendok makan tepung kanji, 3 butir telur
ayam, bumbu secukupnya, air 200 ml
dan garam secukupnya setelah melalui proses pengolahan menjadi nugget
dihasilkan 85 buah nugget jantung pisang dengan campuran daging ikan lele.
Nugget jantung pisang dengan campuran
daging ikan lele memiliki warna abu-abu, warna
tersebut diperoleh dari jantung pisang dan daging ikan
lele yang digiling dan memiliki rasa gurih. Nugget
jantung pisang dengan campuran
daging ikan lele beraroma
sedap dan memiliki
tekstur halus.
Proses pembuatan nugget jantung pisang dengan campuran
daging ikan lele dimana 3 buah jantung pisang memerlukan biaya Rp. 0,. Untuk
ikan lele memerlukan biaya Rp. 8.000,00 . Untuk
tenaga kerja pada pembuatan nugget
jantung pisang dengan campuran daging ikan lele memerlukan biaya Rp. 0,. Biaya
yang diperlukan untuk 150 gram tepung maizena
adalah Rp. 2.000,00 , 2 sendok
makan tepung kanji Rp.500,00 , 300 mililiter minyak goreng Rp. 4.000,00 , 3 butir telur ayam Rp. 4.000,00 , 150 gram
tepung terigu adalah Rp. 1.500,00 dan
200 ml air Rp. 0,
. Hal tersebut dapat dijelaskan sebagi berikut :
3 buah jantung pisang Rp.
0,
350 gram ikan lele Rp.
8.000,00
150 gram tepung maizena Rp. 2.000,00
2 sendok tepung kanji
+ 150 gram
tepung terigu Rp. 2.000,00
300 mililiter minyak goreng Rp. 4.000,00
250 gram tepung panir Rp.
3.250,00
3
butir telur Rp.
4.000,00 +
85 buah nugget jantung pisang Rp. 23.250,00
Tingginya
harga nugget dipasaran sebagai makanan siap saji membuat masyarakat sulit
menjangkau daya beli makanan tersebut. Namun, nugget jantung pisang dengan
campuran daging ikan lele menjadi alternatif makanan siap saji yang sehat dan
bernilai ekonomis. Di dalam 100 gram jantung pisang terkandung 31 kkal energy,
1,2 gram protein, 0,3 gram lemak, 7,1 gram karbohidrat, 30 miligram kalsium, 50
miligram fosfort, Vitamin A dan Vitamin B1 sehingga jantung pisang ini layak
dikonsumsi guna memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
BAB
V
KESIMPULAN
DAN SARAN
Kesimpulan
Berdasarkan dari hasil yang telah kami coba, dapat
disimpulkan:
1.
Nugget jantung pisang dengan campuran daging ikan lele mempunyai
warna abu-abu,
rasa gurih, dan tekstur halus.
2.
Pembuatan nugget jantung pisang dengan campuran
daging daging ikan lele sebanyak
1 kg memerlukan biaya yang relatif
terjangkau yakni
Rp. 23. 250,00 untuk 85 buah.
3.
Nugget jantung pisang dengan campuran daging ikan
lele dapat digunakan sebagai
alternatif pangan sebagai sumber
protein dan
vitamin.
Saran
Saran yang dapat kami sampaikan dalam penelitian ini
adalah sebagai berikut:
1.
Produk
nugget
jantung pisang dengan campuran daging ikan
lele diharapkan dapat dikonsumsi
oleh masyarakat luas sehingga kecukupan akan gizi masyarakat dapat terpenuhi.
2.
Memacu kreatifitas
masyarakat dalam pengolahan alternatif
pangan baru guna menciptakan
panganan siap saji yang sehat.
3.
Pemerintah
seharusnya memfasilitasi kegiatan penelitian agar lebih banyak lagi alternatif
keanekaragaman pangan.
Daftar Pustaka
Anonym,
(2012). Manfaat dan kandungan. Tersedia pada
http://manfaatdankandungan.blogspot.com/2013/04/manfaat-dan-kandungan-gizi-lele.html. Diakses pada 18 September 2013
Godam64,
(2012). Isi
Kandungan Gizi Jantung Pisang Segar - Komposisi Nutrisi Bahan Makanan. Tersedia pada http://keju.blogspot.com/1970/01/isi-kandungan-gizi-jantung-pisang-segar-komposisi-nutrisi-bahan-makanan.html. Diakses pada 17 September 2013
Prasetyo, hendri .(2012). Kandungan Gizi pada
ikan Lele sehingga baik dikonsumsi.
Tersedia pada http://ggserayu.blogspot.com/2012/03/kandungan-gizi-pada-ikan-lele-sehingga.html. Diakses pada 18 September 2013
Wikipedia,
(2013). Lele. Tersedia pada http://id.wikipedia.org/wiki/Lele. Diakses pada 18 September 2013
Wikipedia. (2013). Makanan siap saji. Tersedia
pada http://id.wikipedia.org/wiki/Makanan_siap_saji. Diakses pada 18 September 2013







Tidak ada komentar:
Posting Komentar