Wikipedia

Hasil penelusuran

Selasa, 08 September 2015

kreatif



INOVASI PANGAN BERBAHAN DASAR JANTUNG PISANG (Musa Paradisiaca) DAN IKAN LELE (Clarias) MENJADI MAKANAN CEPAT SAJI YANG SEHAT.




Disusun Oleh :

1.      Maria Caroline Septiany                               (5286)
2.      Latifah Yunita Putri                                      (5222)
3.      Permata Putri Lestarie                                  (5226)
4.      Ria Puspita                                                     (5325)
5.      Riska Munjiati                                                (5134)




SMA NEGERI 1 WAY JEPARA
LAMPUNG TIMUR
2013
KATA PENGANTAR

            Puji syukur penulis haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat karunia-Nya lah penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang akan memenuhi tugas karya tulis dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia.

            Dengan didasari semangat dan motivasi belajar, maka penulis dapat menyelesaikan karya tulis ini yang berjudul “INOVASI PANGAN BERBAHAN DASAR JANTUNG PISANG SEBAGAI MAKANAN SIAP  SAJI YANG SEHAT”.

            Mengingat kebutuhan sumber pangan semakin meningkat dari tahun ketahun maka dirasanya perlu mencari alternatif baru untuk menciptakan produk-produk olahan yang kaya protein dan bernilai gizi tinggi, sehingga secara langsung dapat mengatasi permasalahan bangsa khususnya dibidang pangan. Dengan memanfaatkan jantung pisang menjadi olahan makanan cepat saji yang sehat dan di harapkan agar produk olahan ini dapat memenuhi gizi masyarakat.

Penulis menyadari bahwa karya tulis ini jauh dari sempurna. Oleh sebab itu, saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan. Semoga karya tulis ini dapat memberikan kontribusi positif dan bermanfaat bagi pembaca.

Way Jepara, 15 september  2013


    Penulis






DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL........................................................................................ i
KATA PENGANTAR...................................................................................... ii
DAFTAR ISI..................................................................................................... iii
ABSTRAK........................................................................................................ iv

BAB I PENDAHULUAN
Latar Belakang................................................................................................... 1
Kerangka Pemikiran........................................................................................... 2
Rumusan Masalah.............................................................................................. 2
Tujuan Penelitian............................................................................................... 2
Manfaat Penelitian............................................................................................. 2
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Jantung Pisang .................................................................................................. 3
Ikan Lele............................................................................................................ 4
Makanan Siap Saji............................................................................................. 6
BAB III METODE PENELITIAN
Metode............................................................................................................... 7
Waktu dan Tempat............................................................................................ 7
Alat dan Bahan.................................................................................................. 7
Prosedur Kerja................................................................................................... 8
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil................................................................................................................... 10
Pembahasan....................................................................................................... 10
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan........................................................................................................ 12
Saran.................................................................................................................. 12
DAFTAR PUSTAKA....................................................................................... 13
LAMPIRAN...................................................................................................... 14


Abstrak

           Kebutuhan pangan manusia meningkat setiap tahunnya seiring pertumbuhan penduduk. Ekonomi mereka tercekik terlebih lagi dengan bahan sembako yang tiap hari semakin meningkat harganya, dikarenakan pasokan pangan yang semakin hari semakin berkurang. Hal ini mengakibatkan rendahnya daya beli masyarakat akan makanan yang bergizi dan memicu kondisi kecukupan gizi masyarakat yang rendah. Masalah gizi erat kaitannya dengan masalah ketahanan pangan di tingkat rumah tangga yang  juga menyangkut aspek pengetahuan serta perilaku yang kurang mendukung pola hidup sehat.
           Permasalahan lain yang muncul saat ini ialah belum efisiennya penanggulangan serta pemanfaatan limbah. Konsep pemanfaatan limbah sebagai upaya untuk membangun usaha kecil dan menengah (UKM), pertama-tama harus diketahui sifat kimia dan fisikanya, sehingga dapat diperkirakan berbagai produk yang mungkin dihasilkan. Kemudian produk yang dipilih dipertimbangkan dengan pasar dan tekno ekonominya.
           Jantung pisang memiliki berbagai kandungan Vitamin yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan yang bergizi tinggi. Selain sebagai salah satu upaya mengurangi limbah pada pohon pisang, jantung pisang  juga mampu memberikan alternatif gizi sebagai sumber vitamin yang bermanfaat bagi tubuh manusia.
           Lele atau ikan keli merupakan jenis ikan yang mudah hidup, tahan dari segala cuaca bahkan di air yang kotor dan berlumpur, serta bernilai ekonomis. Meskipun demikian, ikan lele ini memiliki banyak sekali manfaat dan bergizi tinggi.
Saat ini makanan cepat saji sangat diminati masyarakat, Tidak hanya anak-anak saja bahkan para ibu rumah tangga juga terbiasa mengkonsumsi makanan cepat saji tanpa memperhatikan nilai gizi yang terkandung di dalamnya.
Berdasarkan permasalahan tersebut, kita dapat mencoba memanfaatkan jantung pisang dan daging ikan lele sebagai alternatif bahan pangan, dengan pengolahan bahan menjadi sebuah makanan cepat saji yang sehat.



BAB I
PENDAHULUAN

Latar Belakang
            Di berbagai daerah di Indonesia, sudah banyak orang yang mengkonsumsi buah pisang. Terutama di daerah lampung yang merupakan sentral produksi buah pisang.  Buah pisang sebagai bahan pangan yang menyediakan kandungan gizi yang sangat baik dibanding buah-buahan yang lainnya. Tingginya konsumsi masyarakat akan buah pisang membuat limbah dari buah pisang yaitu jantung pisang kurang dimanfaatkan. Ini dikarenakan belum banyak orang yang mengetahui manfaat dari jantung pisang, padahal jantung pisang memiliki kandungan nutrisi, karbohidrat, lemak, protein serta vitamin yang membuat jantung pisang baik bagi kesehatan tubuh.
            Faktor lain adalah kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai cara pengolahan jantung pisang. Maka dari itu, perlu adanya terobosan baru untuk menciptakan cara pengolahan jantung pisang agar dapat menarik minat masyarakat untuk mengolahnya, sehingga jantung pisang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan. Dengan termanfaatkannya jantung pisang, maka akan mengurangi limbah dan membuat lingkungan terkondisi dengan baik.
            Untuk pemanfaatan limbah pertama-tama harus diketahui sifat kimia dan fisiknya, sehingga dapat diperkirakan berbagai produk yang mungkin dihasilkan. Kemudian produk yang dipilih dipertimbangkan dengan pasar dan tekno ekonominya. Sebagai contoh limbah  yang memiliki sifat kimiawi yang didominasi oleh protein sehingga dapat diolah menjadi produk yang berfungsi sebagai sumber protein.
            Jantung pisang memiliki kandungan Vitamin C, vitamin A, Vitamin B1 yang dapat dimanfaatkan sebagi sumber pangan yang bergizi tinggi. Selain sebagai salah satu upaya mengurangi limbah berupa jantung pisang, jantung pisang  juga mampu memberikan alternatif gizi sebagai sumber vitamin yang bermanfaat bagi tubuh manusia.
            Berdasarkan permasalahan di atas, penulis mencoba mengadakan penelitian tentang pemanfaatan jantung pisang dan daging ikan lele sebagai altrnatif bahan pangan. Dengan pengolahan berbahan dasar jantung pisangdengan campuran daging ikan lele menjadi sebuah makanan siap saji yang sehat atau disebut nugget
Kerangka Pemikiran
Jantung pisang banyak memiliki manfaat antara lain sebagai obat diabetes, Mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke, dapat melancarkan pencernaan dll.. Namun dalam karya tulis ini, penulis memfokuskan pada pemanfaatan jantung pisang menjadi produk olahan nugget  sebagai alternatif  makanan siap saji yang sehat.
Rumusan Masalah                                                          
1.      Bagaimana proses pengolahan nugget berbahan dasar jantung pisang dan daging ikan lele sebagai makanan siap saji yang sehat.

Tujuan Penelitian
1.      Mengetahui bagaimana proses pengolahan nugget berbahan jantung pisang dan daging ikan lele
2.      Mengetahui apakah manfaat nugget berbahan dasar jantung pisang dan daging ikan lele bagi kesehatan masyarakat.

Manfaat Penelitian
1.      Sebagai sumber informasi cara pemanfaatan jantung pisang dan daging ikan lele  menjadi produk pangan yang bergizi tinggi.
2.      Menciptakan produk alternatif pangan baru sebagai sumber protein dan bergizi tinggi.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

Jantung pisang (Musa sp)
Kata pisang berasal dari bahasa Arab yakni maus, dan oleh Lanus dimasukkan ke keluarga Musaceae. Itulah sebabnya dalam bahsa Latin disebut Musa Paradisiaca.(Astawan, 2008:1) Buah ini tersusun dalam tandan dengan kelompok-kelompok tersusun menjari yang disebut sisir. Buah pisang sebagai bahan pangan mempunyai kandungan gizi sangat baik, anatara lain menyediakan energi cukup tinggi dibandingkan buah-buahan lain.

 










Kedudukan taksonomi pisang adalah sebagai berikut:
            Kingdom         : Plantae
            Divisi               : Magnoliophyta
            Class                : Liliopsida
            Ordo                : Musales
            Family             : Musaceae
            Genus              : Musa

Tidak hanya buah dan daunnya, jantung pisang juga memiliki banyak manfaat yang baik bagi kesehatan. Jantung pisang memiliki manfaat yang tidak kalah baik dari buah pisangnya, karena memiliki kandungan nutrisi setiap 25 gr jantung pisang 31kkal, 7,1 gr karbohidrat, 0,3 gr lemak, 1,2 gr protein, dan kandungan mineral(fosfor, kalsium, zat besi), serta vitamin (A, B1, C), juga serat pangan. Jantung pisang dapat mencegah penyakit stroke, karena dapat melancarkan sirkulasi darah dan bersifat antikoagulan (penggumpalan darah). Serat jantung pisang dapat mengikat lemak dan kolesterol dan membuangnya bersama kotoran.

Ikan Lele (Clarias)

Lele atau ikan keli, adalah sejenis ikan yang hidup di air tawar. Lele mudah dikenali karena tubuhnya yang licin, agak pipih memanjang, serta memiliki "kumis" yang panjang, yang mencuat dari sekitar bagian mulutnya. Lele adalah jenis ikan yang mudah hidup, tahan dari segala cuaca bahkan di air yang kotor dan berlumpur pun lele mampu bertahan.
 







Klasifikasi Ikan Lele adalah:
            Kerajaan          : Animalia
            Filum               : Chordata
            Kelas               : Actinopterygii
            Ordo                : Siluriformes
            Family             : Clariidae
            Genus              : Clarias
            Meskipun ikan lele mudah didapatkan dan bernilai ekonomis, ikan lele ini memiliki banyak sekali manfaat dan bergizi tinggi. Berikut nilai gizi yang terkandung di dalam ikan lele
NO
Jenis Zat Gizi
Jumlah
1
Kadar air (%)
78.5
2
Sumber Energi (calori)
90
3
Protein (gram)
18.7
4
Lemak (gram)
1.1
5
Kalsium (Ca) (miligram)
15
6
Posfor (P) (miligram)
260
7
Zat besi( Fe) (miligram)
2
8
Natrium (miligram)
150
9
Tiamin ( Vit B1)
0.1
10
Riboflavin (Vit B2) (miligram)
0.05
11
NiaSin (miligram)
2.0

            Tingginya protein yang terkandung di dalam ikan lele dapat  memenuhi semua kebutuhan asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh. Kualitas asam amino yang diberikan ikan lele adalah kualitas yang baik untuk membangun masa otot dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Proten yang terkandung juga dapat menghasilkan energi dan meningktkan fungsi kekebalan tubuh. Selain menghasilkan energi, ikan lele juga kaya akan omega-3 dan omega-6 sehingga baik dikonsumsi oleh masyarakat. Kadar omega-3 dalam ikan lele ini memang lebih sedikit dibandingkan ikan laut, tetapi Omega-3 tetap sangat diperlukan tubuh untuk pencegahan penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung dan penyumbatan pembuluh darah. Asam lemak omega-3 juga berperan sangat penting dalam proses tumbuh kembang sel-sel saraf termasuk sel otak.
Namun meskipun banyak mengandung protein, ikan lele juga mengandung kolesterol sehingga konsumsi ikan lele ini harus dibatasi. Seperti contoh, 1 hari 2 ekor ini sudah cukup memberikan manfaat karena di dalam ikan lele juga terdapat beberapa Vitamin seperti Vitamin A, Vitamin D vitamin B6 dan Vitamin B12 . yang masing-masing Vitamin memberikan manfaat bagi kesehatan manusia. Dengan kita mengkonsumsi ikan lele juga dapat memenuhi kebutuhan tubuh kita akan protein hewani.
Makanan Siap saji

Makanan siap saji adalah istilah untuk makanan yang dapat disiapkan dan dilayankan dengan cepat. Sementara makanan apapun yang dapat disiapkan dengan segera dapat disebut makanan siap saji, biasanya istilah ini merujuk kepada makanan yang dijual di sebuah restoran atau toko dengan persiapan yang berkualitas rendah dan dilayankan kepada pelanggan dalam sebuah bentuk paket untuk dibawa pergi.
            Saat ini makanan siap saji sangat diminati masyarakat, selain penyajiannya yang praktis juga dikemas dalam kemasan yang menarik sehingga banyak konsumen yang tertarik pada makanan siap saji. Bahkan hampir seluruh masyarakat mengkonsumsi makanan siap saji. Tidak hanya anak-anak saja yang menyukai makanan siap saji, bahkan para ibu rumah tangga juga terbiasa mengkonsumsi makanan siap saji. Makanan siap saji biasanya berupa lauk pauk dalam kemasan, mie instan, nugget, atau juga corn flakes sebagai makanan untuk sarapan dengan pengolahan yang sederhana.














                                                                        BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
Metode
            Metode yang kami gunakan adalah metode penelitian. Metode penelitian adalah suatu cara atau prosedur yang dipergunakan untuk melakukan penelitian sehingga mampu memahami objek yang diteliti dan menjawab rumusan masalah serta tujuan penelitian.
Waktu dan Tempat
Waktu             : Penelitian ini kami lakukan tanggal 15 September 2013.
Tempat            : Penelitian ini kami lakukan di kediaman Permata Putri Lestarie, Way Jepara Lampung Timur.
Alat dan Bahan
Alat
            Alat yang digunakan dalam pengolahan nugget jantung pisang dengan campuran daging daging ikan lele antara lain 1 buah baskom, 1 buah cobek, 1 buah panci, 1 buah solet, 1 buah kompor, 1 buah loyang, 1 buah penyaring minyak, 1 buah blender, 1 buah piring, 1 buah ayakan tepung, 1 buah penggorengan, dan 1 buah pisau.
Bahan
Bahan yang digunakan dalam pengolahan nugget jantung pisang dengan campuran daging ikan lele adalah 3 biji  jantung pisang giling, 350 gram daging ikan lele, 150 gram tepung maizena, 150 gram tepung terigu, 2 sendok makan tepung kanji, 300 ml minyak goreng, 3 butir telur ayam, bumbu secukupnya, dan air  200 mililiter.


Prosedur Percobaan
Proses Pengolahan Jantung pisang

Jantung pisang yang masih muda dan segar

Membersihkan bagian kulit yang tua

casing.

Giling jantung pisang



casing.

Rebus jantung pisang hingga matang

Cuci jantung pisang dengan air bersih

 








Diagram 1. Diagram Alir  Proses Pengolahan Jantung pisang

Proses Pengolahan Daging ikan lele (Clarias )
Memilih ikan lele yang masih segar
casing.

Pisahkan kulit lele yang tidak bisa hancur


casing.

Haluskan daging ikan lele yang sudah bersih


casing.

Memisahkan daging ikan dengan tulang dan durinya



casing.

 






Diagram 2. Diagram Alir  Proses Pengolahan Daging ikan lele Menjadi Daging Giling Daging ikan lele.
Proses Pembuatan Nugget Jantung pisang Dengan Campuran Daging ikan lele
Masukkan ke dalam loyang
Kukus hingga matang

Campur bahan-bahan tersebut

Tunggu hingga adonan dingin

700 gram hasil gilingan jantung pisang + 350 gram daging daging ikan lele + 150 gram tepung maizena + 150 gram tepung terigu + 2 sdm tepung kanji + 2 butir telur + air 200 ml + garam dan bumbu
Aduk hingga rata

Potong adonan yang sudah mengeras (sesuai selera)

Lumuri dengan telur dan lapisi dengan tepung panir

Goreng hingga kecokelatan

 














                                                                                                    
Diagram 3. Diagram Alir Proses Pembuatan Nugget Jantung pisang


BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil
     Keterbatasan akan informasi tentang pengolahan jantung pisang, penulis mencoba untuk memanfaatkan limbah jantung pisang dan daging ikan lele sebagai bahan pangan yang kaya protein dan vitamin serta bernilai ekonomis. Adonan terdiri dari  campuran jantung pisang dan daging ikan lele dengan perbandingan  2:1. Dimana komposisi adonan yaitu 3 biji  jantung pisang giling, 350 gram daging ikan lele, 150 gram tepung maizena, 150 gram tepung terigu, 2 sendok makan tepung kanji, 3 butir telur ayam, bumbu secukupnya, dan air  200 ml.

Pembahasan
            Pengolahan nugget jantung pisang dengan campuran daging ikan lele, dimana untuk mendapatkan jantung pisang  yang bermutu baik didapat langsung dari pohon pisang yang segar. Pada pengolahan jantung pisang telebih dahulu dicuci untuk menghilangkan kotoran. Selanjutnya blender jantung pisang hingga halus  untuk mendapatkan hasil yang baik.
            Penelitian ini menggunakan daging ikan lele tangkapan yang tidak diketahui secara pasti umur dan rata-rata berat daging ikan lele tersebut. Untuk mendapatkan daging ikan lele yang bermutu baik, daging ikan lele didapatkan dari lingkungan penangkaran. Menghilangkan bau anyir pada daging daging ikan lele digunakan jeruk nipis secukupnya sehingga memperoleh aroma daging yang lebih baik. Selanjutnya giling daging ikan lele hingga menjadi halus. Adonan terdiri dari  campuran jantung pisang dan daging daging ikan lele yang telah halus dengan perbandingan 2:1. Dimana komposisi adonan yaitu 3 biji  jantung pisang giling, 350 gram daging ikan lele, 150 gram tepung maizena, 150 gram tepung terigu, 2 sendok makan tepung kanji, 3 butir telur ayam, bumbu secukupnya, air  200 ml  dan garam secukupnya setelah melalui proses pengolahan menjadi nugget dihasilkan  85 buah nugget jantung pisang dengan campuran daging ikan lele.
            Nugget jantung pisang dengan campuran daging ikan lele memiliki warna abu-abu, warna tersebut diperoleh dari jantung pisang dan daging ikan lele yang digiling dan memiliki rasa gurih. Nugget jantung pisang dengan campuran daging ikan lele beraroma sedap dan  memiliki tekstur halus.
            Proses pembuatan nugget jantung pisang dengan campuran daging ikan lele dimana 3 buah jantung pisang memerlukan biaya Rp. 0,. Untuk ikan lele memerlukan biaya Rp. 8.000,00 . Untuk tenaga kerja pada pembuatan nugget jantung pisang dengan campuran daging ikan lele memerlukan biaya Rp. 0,. Biaya yang diperlukan untuk  150 gram tepung maizena adalah Rp. 2.000,00 , 2 sendok makan tepung kanji Rp.500,00 , 300 mililiter minyak goreng Rp. 4.000,00 , 3 butir telur ayam Rp. 4.000,00 , 150 gram tepung terigu adalah Rp. 1.500,00 dan  200 ml air Rp. 0, . Hal tersebut dapat dijelaskan sebagi berikut :
3 buah jantung pisang                                                            Rp. 0,
350 gram ikan lele                                                                 Rp. 8.000,00
150 gram tepung maizena                                                      Rp. 2.000,00
2 sendok tepung kanji + 150 gram tepung terigu                  Rp. 2.000,00
300 mililiter minyak goreng                                                   Rp. 4.000,00
250 gram tepung panir                                                           Rp. 3.250,00
3 butir telur                                                                            Rp. 4.000,00       +
85 buah nugget jantung pisang                                              Rp. 23.250,00
            Tingginya harga nugget dipasaran sebagai makanan siap saji membuat masyarakat sulit menjangkau daya beli makanan tersebut. Namun, nugget jantung pisang dengan campuran daging ikan lele menjadi alternatif makanan siap saji yang sehat dan bernilai ekonomis. Di dalam 100 gram jantung pisang terkandung 31 kkal energy, 1,2 gram protein, 0,3 gram lemak, 7,1 gram karbohidrat, 30 miligram kalsium, 50 miligram fosfort, Vitamin A dan Vitamin B1 sehingga jantung pisang ini layak dikonsumsi guna memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan
Berdasarkan dari hasil yang telah kami coba, dapat disimpulkan:
1.      Nugget jantung pisang  dengan campuran daging ikan lele mempunyai warna abu-abu, rasa gurih, dan tekstur halus.
2.      Pembuatan nugget jantung pisang dengan campuran daging daging ikan lele sebanyak 1 kg memerlukan biaya yang relatif terjangkau yakni Rp. 23. 250,00 untuk 85 buah.
3.      Nugget jantung pisang dengan campuran daging ikan lele dapat digunakan sebagai alternatif pangan sebagai sumber protein dan vitamin.

Saran
Saran yang dapat kami sampaikan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.      Produk nugget jantung pisang dengan campuran daging ikan lele diharapkan dapat dikonsumsi oleh masyarakat luas sehingga kecukupan akan gizi masyarakat dapat terpenuhi.
2.      Memacu kreatifitas masyarakat dalam pengolahan alternatif  pangan baru guna menciptakan panganan siap saji yang sehat.
3.      Pemerintah seharusnya memfasilitasi kegiatan penelitian agar lebih banyak lagi alternatif keanekaragaman pangan.






Daftar Pustaka

Anonym, (2012). Manfaat dan kandungan. Tersedia pada  http://manfaatdankandungan.blogspot.com/2013/04/manfaat-dan-kandungan-gizi-lele.html. Diakses pada 18 September 2013

Godam64, (2012). Isi Kandungan Gizi Jantung Pisang Segar - Komposisi Nutrisi Bahan Makanan. Tersedia pada http://keju.blogspot.com/1970/01/isi-kandungan-gizi-jantung-pisang-segar-komposisi-nutrisi-bahan-makanan.html. Diakses pada 17 September 2013

Prasetyo, hendri .(2012). Kandungan Gizi pada ikan Lele sehingga baik dikonsumsi. Tersedia pada  http://ggserayu.blogspot.com/2012/03/kandungan-gizi-pada-ikan-lele-sehingga.html. Diakses pada 18 September 2013

Wikipedia, (2013). Lele. Tersedia pada http://id.wikipedia.org/wiki/Lele. Diakses pada 18 September 2013

Wikipedia. (2013). Makanan siap saji. Tersedia pada  http://id.wikipedia.org/wiki/Makanan_siap_saji. Diakses pada 18 September 2013

         















Tidak ada komentar:

Posting Komentar